Objek Wisata Baru Kiara Korsi, Gunung Payung-Gunung Paniisan

Beringin pencekik adalah salah satu tumbuhan khas Indonesia. Tumbuhan ini dapat ditemui di Taman Nasional Ujung KulonBeringin pencekik termasuk dalam ordo Rosales dan memiliki dama ilmiah Ficus annulata. Beringin pencekik memiliki sinonim nama ilmiahnya yaitu Ficus balabacensisFicus flavescensFicus validaUrostigma annulatum, dan Urostigma flavescens. Selain dikenal sebagai beringin pencekik, tumbuhan ini juga dikenal dengan nama ara pencekikMasyarakat lokal Kalimantan menyebut tanaman ini dengan sebutan bulu atau ara susu. Berbeda dengan masyarakat Kalimantan, orang Sunda menyebut beringin pencekik kiara bodas atau kiara oneng sedangkan orang Jawa menyebutnya grasak.

Kenapa disebut Kiara Korsi?. Kiara Korsi adalah sebuah pohon Kiara yang berbentuk seperti kursi, maka oleh masyarakat disebut “Kiara Korsi”. Pohon tersebut berumur ±100 tahun, dengan ukuran Tinggi= 50M dengan Diameter=15 m.

Kiara Korsi ini terletak di Dusun Awiluar Rt.015 Rw.006 Desa Sirnajaya, Kecamatan Karangjaya.

Kepala Dusun Awiluar yaitu Heri Surisman mengatakan bahwa beliau berharap Kiara Korsi ini bisa menjadi salah satu objek wisata dan sejarah kebudayaan Gunung Payung-Gunung Paniisan. Dengan dijadikannya objek wisata ini dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat dan untuk menambah PAD Desa Sirnajaya.

Agar berjalannya pelerstarian objek wisata ini perlu adanya perhatian dan dukungan dari masyarakat, lembaga masyarakat dan pemerintah Desa, Kecamatan serta Pemerintah Kabupaten.

Ruhiat, salah satu pengunjung Kiara Korsi

Meskipun belum dibuka secara resmi dan masih dalam proses pembenahan oleh Kepala Dusun dan Karang Taruna, banyak orang yang berkunjung baik itu dari masyarakat lokal maupun luar desa. Dilokasi itu sendiri masyarakat yang berkunjung bisa berswaphoto atau bahkan memasak nasi liwet, dan terdapat ayunan alami yang tumbuh dari akar pohon kiara tersebut.

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan